October 4, 2022

Buy Nothing New

Belajar memberi nilai terhadap sesuatu, seutuhnya

Kisah Nabi Yusuf AS dan Poin Yang Wajib Diteladani

Umat muslim tentu tidak asing  dengan kisah nabi muhammad atau nabi lainnya. Seperti misalnya Nabi Yusuf AS yang memiliki kisah yang bisa diteladani. Nabi Yusuf AS sendiri merupakan kaum Bani Israel yang juga anak dari Nabi Ya’kub dan Ribka. Kisah perjalanan hidupnya menarik untuk ditelusuri, dan anda bisa mengintip kisah nabi Yusuf AS dalam ulasan berikut.

Perjalanan Hidup Nabi Yusuf AS

  1. Pernah Dibuang Ke Sumur

Nabi Yusuf AS memiliki saudara sejumlah dua belas, dimana hanya Bunyamin saja yang menjadi saudara kandungnya. Dari semua saudaranya, Nabi Ya’kub lebih banyak memberikan perhatian kepada Yusuf dan Bunyamin. Hal ini karena sifat yang dimiliki kedua anaknya sangat berbeda jika dibandingkan dengan saudaranya yang lain.

Karena hal ini rasa iri muncul di hati saudaranya yang lain, hingga Nabi Yusuf akhirnya dibuang ke dalam sumur oleh saudara saudaranya. Tentunya setelah berhasil membohongi Nabi Ya’qub. Sebenarnya hal ini merupakan karakter terpuji dari Nabi Yusuf yang luhur, dianugerahi kasih sayang dan cinta yang mendalam dari Ayahnya.

Mereka semua berkomplot untuk menyingkirkan Nabi Yusuf, salah satunya dengan memasukkan ke sumur. Pada saat itu para saudaranya bilang jika Nabi Yusuf sudha dimangsa serigala gurun. Bahkan memberikan kemejanya yang sebelumnya sudah direndam darah domba. Nabi Ya’kub tidak serta merta mempercayainya putra putranya sendiri.

  1. Nabi Yusuf Menjadi Budak

Pada saat itu Nabi Ya’qub tidak pernah berhenti memohon pertolongan Allah untuk menyelamatkan Nabi Yusuf. Allah menjawabnya melalui sekelompok pelancong yang sedang mampir ke sumur tersebut. dan salah satu mereka mengangkat ember tersebut, yang justru Nabi Yusuf Lah yang muncul. Mereka memutuskan untuk membawanya ke Mesir dari Palestina.

Hanya saja mereka menjual Nabi Yusuf sebagai budak dan dibeli oleh Aziz, seorang ketua Menteri Mesir. Sekalipun menjadi budak, tetapi petinggi Mesir tersebut tetap memperlakukan Nabi Yusuf dengan baik. Tentu saja Nabi Yusuf sangat bersyukur kepada Allah dan menjadi budak setia. Walaupun termasuk orang yang sederhana, tetapi Nabi Yusuf sangat tampan.

  1. Masuk Penjara Karena Difitnah

Waktu berlalu hingga akhirnya Nabi Yusuf diangkat menjadi anak sekaligus pelayan di rumah pembesar kerajaan Mesir. Pasangan tersebut bernama Qithfir dan Zulaikha yang amat sangat menyayangi Nabi Yusuf. Sudah menganggap nabi Yusuf sebagai anaknya sendiri. Apalagi Nabi Yusuf tumbuh menjadi seorang laki laki yang sangat tampan.

Bahkan pasangan ini mengira jika nabi Yusuf adalah jelmaan dari malaikat. Rasa kagum dari Zulaikha lama kelamaan semakin tergoda dan terus merayu Yusuf akibat terperdaya oleh setan. Dari masa itu, Yusuf nyaris melakukan hal buruk kepada Zulaikha. Tetapi yang datang justru bayangan sang Ayah Nabi Ya’qub.

Namun hal ini justru menimbulkan fitnah dan membuat Yusuf akhirnya dipenjara. Dan suami Zulaikha tak lama meninggal dunia dan menjadikan dirinya miskin. Zulaikha dalam kisah nabi Yusuf kehilangan penglihatannya setelah meratapi nasibnya. Selama dalam penjara, Nabi Musa juga menjalankan misi kenabiannya yakni dengan berdakwah.

  1. Nabi Yusuf Menafsirkan Mimpi Raja

Untuk membuat Nabi Yusuf keluar dari penjara, Nabi Yusuf berkesempatan untuk menafsirkan mimpi raja. Raja Mesir pada saat itu memiliki mimpi yang menakutkan dan membuatnya ketakutan akan kerajaannya. Sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mengartikan mimpi yang dimilikinya. Dan Nabi Yusuf yang bisa menafsirkan mimpi mendapatkan kesempatan.

Nabi Yusuf menafsirkan jika Mesir akan mendapatkan 7 tahun masa subur dan 7 tahun musim kering. Dalam hal ini Nabi Yusuf memberikan nasihat agar raja lebih memperhatikan pengelolaan dan distribusi sumber daya ketika masa sulit datang. Dan setelah 14 tahun Nabi Yusuf menyebutkan jika Mesir akan kembali subur dengan sumber daya yang melimpah.

Menerima interpretasi tersebut, Raja menjadi lebih yakin. Raja juga mengakui akan pengetahuan, kebajikan dan pandangan ke depan yang dimiliki Nabi Yusuf. Pada saat itu juga memerintahkan untuk membebaskannya. Tetapi Nabi Yusuf menolaknya dan ingin dibebaskan setelah memang dinyatakan tidak bersalah.

Akhirnya raja kembali menyelidiki kasusnya dengan Zulaikha. Tuduhan yang diberikan Zulaikha terbukti tidak berdasar. Sehingga Nabi Yusuf benar benar dibebaskan dari tuduhan dan juga dari hukuman. Dalam hal ini Nabi Yusuf juga meminta untuk diangkat menjadi menteri keuangan Mesir. Sehingga pengelolaan sumber daya bisa berjalan dengan efisien.

Prestasi Nabi Yusuf Selama Menjadi Menteri Keuangan

Tidak hanya memiliki perjalanan hidup yang penuh lika liku, dalam kisah nabi Yusuf juga ada sifat kepemimpinan dan organisasi yang baik. Awalnya Raja berniat untuk menjadikan Nabi Yusuf sebagai wakil raja. Alasannya karena pengetahuannya yang luas, kejujuran, akhlaknya yang baik dan juga kecerdasan otaknya.

Sang Nabi akhirnya lebih menerima untuk memegang bidang makanan juga bahan makanan. Menurut pertimbangannya sendiri Nabi Yusuf merasa jika kedua hal tersebut lebih dikuasai dan memiliki peranan yang penting. Pada saat penobatan, Raja melepaskan cincin sebagai tanda kekuasaan dan memasangkan ke jari Nabi Yusuf.

Menjadi seorang pemimpin, Nabi Yusuf banyak mengadakan kunjungan di berbagai daerah kekuasaannya. Tujuannya agar bisa berkenalan secara langsung dengan rakyat jelata. Dengan begitu bisa membuat kebijakan yang nantinya akan tepat sasaran. Selama tujuh tahun kepemimpinan, masyarakat Mesir hidup dengan aman dan juga tentram.

Sampai akhirnya musim panas dan paceklik datang. Nabi Yusuf yang bijaksana tidak membuat masyarakat bingung akan bahan makanan. Bahkan banyak dari desa atau pinggiran Mesir yang datang untuk meminta pertolongan pada Nabi Yusuf. Tak terkecuali saudara nabi sendiri yang meminta gandum untuk stok makanan sementara.

Kisah Cinta Nabi Yusuf Dengan Zulaikha

Selain sukses dalam kepemimpinannya, kisah dari  nabi Yusuf juga tidak lepas dari kisah cintanya bersama dengan Zulaikha. Pertemuan keduanya bermula dari diangkatnya Nabi Yusuf sebagai anak Qithfir yang merupakan suami Zulaikha. Zulaikha jatuh hati karena ketampanan yang dimiliki oleh Nabi Yusuf dan terus menggodanya.

Sebagai seorang laki laki, Nabi juga mengakui jika memiliki nafsu. Apalagi Zulaikha juga memiliki paras yang menawan. Namun karena Nabi Yusuf menahan diri dengan ingat pesan Ayahnya, membuat Zulaikha menangkapnya kemudian merobek gamis Yusuf. Karena merasa cintanya tak terbalas akhirnya Zulaikha membuat laporan untuk menjebloskan Yusuf ke penjara.

Sampai akhirnya keduanya kembali dipertemukan dalam kondisi Zulaikha yang jatuh miskin. Beberapa sumber juga menyebutkan jika Zulaikha kehilangan penglihatannya. Terkatung katung dan hidup dari belas kasih orang orang. Nabi Yusuf yang tidak tega dengan keadaan Zulaikha saat ini. Kemudian meminta seseorang untuk menyampaikan niatnya menikahi Zulaikha.

Orang orang suruhan dari Nabi Yusuf membawa Zulaikha dan kemudian memandikannya. Pada saat itu Yusuf As mendirikan shalat dan memohon kepada Allah SWT dengan Zulaikha yang berada di belakangnya. Nabi Yusuf AS memohon agar kecantikan, penglihatan dan kemudian Zulaikha dikembalikan. Dan Allah SWT mengabulkannya, mereka hidup bersama dengan bahagia.

Hikmah dan Sifat Teladan Yang Bisa Diambil dari Nabi Yusuf

  1. Memiliki Kesabaran Dalam Menjalani Kehidupannya

Dalam menjalaninya hidup, Nabi Yusuf banyak diterpa oleh ujian dan cobaan. Dari mulai rasa iri saudaranya yang membuatnya dibuang ke sumur. Kemudian Nabi Yusuf juga harus menjalani hidup yang keras setelahnya. Hidup jauh dari kedua orang tuanya, harus menjadi budak dan juga menghadapi godaan wanita. Hingga akhirnya harus dipenjara karena tuduhan tersebut.

Walaupun cobaan yang dilaluinya begitu banyak, tidak membuat Nabi Yusuf menyerah. Beliau terus menambah keimanan dan tetap berserah diri kepada Allah. Selama di penjara beliau juga tetap memberikan dakwah kepada para narapidana. Setiap memiliki masalah juga akan selalu meminta pertolongan kepada Allah agar diberikan kesabaran.

Dan kesabarannya ternyata membuahkan hasil. Beliau bisa terbebas dari tuduhan dan dari penjara. Bahkan bisa mendapatkan kepercayaan untuk menjadi menteri keuangan mesir. Beliau juga tetap bisa bertemu dengan cintanya yakni Zulaikha. Dalam kondisi yang lebih baik tentunya, Zulaikha juga sudah bertobat dan mendapatkan balasannya.

  1. Tidak Pernah Sombong akan Ketampanannya

Tentu semua tahu jika Nabi Yusuf diketahui sebagai Nabi dengan paras yang tampan apabila dibandingkan dengan nabi lainnya. Karena ketampanannya memang hikmah dari Allah. Walaupun memiliki wajah yang rupawan, namun tidak membuat Nabi Yusuf menjadi orang yang sombong. Ia juga tidak memamerkan kepada orang lain yang membuat iri.

Sebaliknya Nabi Yusuf justru selalu rendah hati dengan apa yang telah dimilikinya. Tidak jarang Nabi Yusuf juga akan mematahkan pujian orang yang ditujukan padanya. Kerendahan hatinya ini tentu menjadi pelajaran yang penting untuk semua orang. Karena ketampanan ataupun kecantikan sebenarnya hanyalah titipan dari Allah SWT.

  1. Menjaga Hawa Nafsunya

Tidak bisa dipungkiri bahwa semua manusia pasti memiliki hawa nafsu. Begitu juga dengan Nabi Yusuf, namun beliau berhasil menahannya. Pengendalian diri yang dimiliki nabi Yusuf dikenal bagus membuatnya tidak mudah terjerat bujuk rayu setan. Alih alih menanggapi rayuan wanita, Nabi Yusuf lebih memilih untuk meningkatkan imannya kepada Allah.

  1. Seorang yang Pemaaf

Nabi Yusuf dijahati oleh saudara saudaranya dan juga fitnah hingga masuk penjara. Namun beliau tidaklah menyimpan dendam, justru bisa memaafkan semua yang jahat padanya. Ketika beliau bertemu dengan saudara laki lakinya, Nabi Yusuf tetap memaafkannya. Begitu juga ketika bertemu kembali dengan Zulaikha. Bahkan tetap menerimanya dan mencintai Zulaikha.

  1. Selalu Waspada Dengan Kemungkinan Terburuk

Dalam kisah Nabi Yusuf akan memberikan pengingat kepada semua orang, jika semua hal buruk bisa datang dari mana saja. Nabi Yusuf pernah mendapatkan serangan serigala sampai dengan rencana pembunuhan dari saudara tirinya. Kejadian kejadian tersebut tentu membahayakannya. Tetapi beliau selalu waspada dan meminta pertolongan kepada Allah semata.

  1. Memiliki Kesadaran Diri

Nabi Yusuf termasuk orang yang bisa mengenali kelemahan dan juga kekuatan dirinya. Ia menyadari bahwa sempat tergoda dengan Zulaikha yang menjadi kelemahannya. Kemudian untuk kekuatannya beliau memiliki pengetahuan yang luas. Sehingga Rajapun percaya dan mengangkatnya sebagai menteri yang mengurusi pangan dan keuangan.

Dari kisah Nabi Yusuf tentu sebagai umat muslim akan mendapatkan pelajaran. Bagaimana kesabaran dan kekuatan dalam menerima ujian terlihat begitu menonjol. Bahkan sempat bermimpi melihat 11 bintang juga matahari dan bulan. Nabi Yusuf juga selalu berserah diri kepada Allah dan terus meningkatkan keimanannya setiap mendapatkan cobaan.