June 29, 2022

Buy Nothing New

Belajar memberi nilai terhadap sesuatu, seutuhnya

Yuk, Kenali Apa Itu URL dan Komponen Utamanya!

Pixabay.com

Sering mengakses website di internet, sudah sepatutnya untuk mengenal apa itu URL. URL (Uniform Resource Locator) adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut alamat website. Fungsi dari URL yaitu membawa pengunjung menuju website yang hendak dituju.

Sebelum adanya URL, para pengguna internet perlu mengetahui IP Address dari website yang hendak dikunjungi. Hal ini tentu menjadi kurang efektif, mengingat kombinasi IP Address terbilang rumit. Kini, dengan adanya URL pengunjung cukup mengetik alamat website yang hendak dituju pada address bar di browser.

Meski sering digunakan, nyatanya masih banyak yang belum memahami apa itu URL. Bahkan, banyak yang menganggap URL dan domain adalah hal yang sama. Lalu, apa perbedaan URL dan domain?

Mengenal Apa Itu URL dan Domain

Pixabay.com

URL

URL sendiri sebenarnya adalah konsep yang unik. Para pemilik website pasti sudah tahu bahwa sebelumnya, untuk mengakses website perlu menggunakan IP Address yang dinilai kurang efektif untuk digunakan. Hal ini dikarenakan pengunjung website perlu menghafal atau mencatat IP Address dari website-website yang kerap dikunjungi.

Kehadiran URL tentu memudahkan user untuk menyusuri internet. Di samping itu, URL juga bisa menambah user experience dari pengguna internet. Agar website memiliki banyak pengunjung, maka disarankan untuk membuat nama website yang menarik dan mudah diingat.

Domain

Bukan rahasia lagi bahwa masih banyak pemilik website yang menyamakan URL dengan domain. Padahal, URL dan domain adalah dua hal yang berbeda. Singkatnya, jika website adalah rumah, URL adalah alamat rumah.

Sedangkan, domain diibaratkan sebagai pemilik rumah atau nomor rumah dari sebuah website. Namun, perlu dipahami bahwa domain tidak bisa memberi petunjuk lengkap tentang lokasi sebuah website. Dari perumpamaan ini, sudah jelas bahwa URL dan domain adalah dua hal yang berbeda

Selain memahami pengertian dan fungsinya, pemilik website perlu mengenal berbagai komponen URL. Ada lima komponen utama pada URL yang perlu diketahui. Berikut adalah penjelasannya.

Apa Itu URL dan Komponennya

Scheme

Komponen pertama untuk memahami apa itu URL adalah Scheme. Komponen ini merupakan bagian yang mengawali sebuah URL. Scheme menunjukkan hal spesifik yang dapat dilakukan di dalam sebuah website.

Beberapa scheme yang patut dipelajari adalah HTTPS, FTP, MAILTO, dan JDBC. Saat ini, scheme yang paling sering digunakan adalah  HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure). HTTPS adalah protokol yang dipakai untuk enkripsi data pribadi agar terlindung dari hacker.

Protokol HTTPS juga berperan dalam menaikkan reputasi website pada mesin pencari. Hal ini dikarenakan website dengan HTTPS dianggap aman bagi pengguna. Sehingga, website dengan keamanan SSL ini memiliki peringkat tinggi di hasil pencarian.

Subdomain

Komponen berikutnya adalah subdomain, yaitu bagian domain utama yang berdiri sendiri. Biasanya subdomain digunakan untuk melakukan staging dan testing sebuah website, sehingga lebih mudah dalam tracking dan menyimpan perubahan dalam website.

Subdomain juga dipakai sebagai pemisah antara kategori dalam website. Dibandingkan kategori dalam bentuk subdirectory/category, kategori berupa subdomain dianggap lebih baik. Karena, dengan menggunakan subdomain, alamat website takkan jadi terlalu panjang dan lebih mudah diindeks oleh crawler.

Second-level Domain

Second-level domain (SLD) adalah nama lain dari domain atau nama website. Komponen ini menunjukkan identitas atau kepemilikan website. Second-level domain bisa menjadi langkah branding bisnis, sehingga disarankan menggunakan nama domain yang menarik.

Top-level Domain

Dalam memahami apa itu URL, perlu juga untuk memahami keberadaan top-level domain (TLD). Komponen ini berupa ekstensi yang menempati posisi ketiga dalam sebuah URL. Ekstensi ini memberikan keterangan jenis organisasi pemilik website.

Beberapa top-level domain yang paling umum dipakai adalah ekstensi .com (website komersil), .biz (bisnis), .edu (pendidikan), dan .org (organisasi). Ada pula top-level domain yang menunjukkan basis negara sebuah website, misalnya ekstensi .co.id (Indonesia), .sg (Singapura), .au (Australia), .br (Brazil), .us (Amerika Serikat), .uk (Inggris), dan masih banyak lagi.

Subdirectory

Komponen utama URL yang terakhir adalah subdirectory. Subdirectory kerap disebut ekor dari URL yang memperlihatkan halaman spesifik dalam website. Bila dianalogikan, subdirectory seperti kamar dalam sebuah rumah. Singkatnya, subdirectory adalah komponen yang menunjukkan satu topik atau bagian khusus dalam satu halaman.

Sebagai pemilik website, memahami apa itu URL beserta komponen-komponennya adalah hal yang patut dilakukan. Apalagi, URL juga berperan dalam meningkatkan reputasi dan peringkat website di hasil pencarian. Dengan memahaminya, para pemilik website dapat melakukan optimasi website. Selain pemilik website, tersedia jasa SEO seperti Atlanta SEO Company untuk membantu optimalisasi website.